Bupati Gresik Lantik Pengurus HPN, Rumah Besar Pengusaha Nahdliyin

Gresik, wartanu.online -- Bupati Gresik H Fandi Akhmad Yani berharap Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) didirikan oleh Para Kyai dan Pengusaha NU menjadi rumah besar bagi para pengusaha nahdliyin. Hal tersebut disampaikan oleh Gus Yani sapaan akrabnya pada acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Cabang HPN Kabupaten Gresik masa bakti 2021-2024 pada Minggu (11/4/2021)  di Hall Hotel Horison GKB, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

"Mugo-mugo HPN ini menjadi Rumah Besar bagi pengusaha nahdliyin di Kabupaten Gresik," ucap Gus Yani saat memberikan sambutan dan lansung disambut tepuk tangan para undangan.


Pemerintah Kabupaten Gresik siap memfasilitasi apa yang menjadi kepentingan HPN. "Berusaha memfasilitasi apa yang menjadi kepentingan HPN, bukan kepentingan personal, maka kami akan membuka pintu lebar-lebar," tegas Bupati milenial yang terkenal akrab dengan para media.


Selain Bupati, Turut Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Aminatun Habibah, Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir, Sekjen HPN Pusat Lukmanul Hakim, Dewan Pimpinan Wilayah HPN Jatim, Dewan Pengurus Cabang HPN Gresik, dan para OPD di lingkungan pemerintahan Kabupaten Gresik termasuk Camat se-Kabupaten Gresik. Tampak hadir pula Wakil Bupati Kediri Dewi Maria Ulfah ST, Pengurus HPN Sidoarjo, dan  Kota  Kabupaten lain di Jatim, Para Kyai-kyai serta Tokoh masyarakat Gresik.


Sekjend HPN Pusat Lukmanul Hakim setelah melantik dan mengukuhkan pengurus HPN Gresik menyampaikan pentingnya penyusunan data base pengusaha nahdliyin. 


"Sekarang perlu dibuatkan suatu datanya dalam bentuk data base, sehingga nanti bisa ada dashboardnya," ucapnya.


Dengan adanya data base itu, menurut Lukmanul Hakim, maka akan lebih mudah menampilkan bila ada kerja sama dengan pihak lain.


"Misalnya kita berkolaborasi dengan pemeritahan atau lembaga di kementrian kita bisa menampilkan dari anggota-anggota HPN," tambah pria yang menargetkan jumlah Pengusaha Nahdliyin Nasional mencapai 2 juta.


Ketua HPN  Gresik, Abdul Mujib CH menyatakan siap langsung bergerak setelah dilantik dan prioritas utama adalah menyiapkan data base pengusaha dan melakukan pembinaan.


"PC HPN Gresik fokus untuk pendataan anggota, minimal satu anggota binaan setiap Desa di Kabupaten, syukur kita bisa berbasis setiap Dusun se kab Gresik 1.450 Dusun maka batasan 200 anggota yang di syaratkan bisa lebih di penuhi. Keanggotaan berbasis dusun sangat bisa di capai." ucapnya.


Mujib juga menegaskan bahwa HPN hadir dengan semangat pengabdian kepada NU.


“HPN ini jelas-jelas riel hikmah di NU paling nyata karena pengumpul pencari uang. Monggo kita besarkan bersama untuk umat Nahdlatul Ulama. Karena dulu NU berdiri ada Yang membantu di bidang ekonomi yang masuk dalam wadah Nahdlatut Tujjar dengan tujuan membiayai kegiatan NU. Gerakan ini harus diinisiasi sebagai kebangkitan Ekonomi NU,” Jelasnya.


Ketua Divisi Pengusaha Muda dan Ekonomi Kreatif HPN Gresik dr. Singgih Widi Pratomo menargetkan terciptanya pengusah muda di Gresik.


"Dengan HPN, kami Harap tercipta minimal 3.000 pengusaha muda di Kabupaten Gresik," terangnya optimis.


Dengan target tersebut, pria yang juga kasi Rehabilitasi BNN kota Surabaya berharap bisa terjadi peningkatan dan pertumbuhan ekonomi di Gresik di tengah terpuruknya ekonomi karena pandemi Covid-19. 


"tentunya hal tersebut bertujuan demi Meningkatnya pertumbuhan ekonomi dan pendapatan masyarakat Gresik," pungkasnya. (Luk/Yan) 

wartanu.online
wartanu.online wartanu.online
close