Advertisement

Advertisement
Kiai Santri

Hafidz Asal Jatim Terpilih Jadi Imam Masjid Besar di UEA

wartanu.online
Rabu, 05 Mei 2021, 5/05/2021 01:47:00 PM WAT
Last Updated 2021-05-05T06:47:45Z
Advertisement

Gubernur Khofifah Berpesan : Kampanyekan Islam Rahmatan Lil Alamin


Surabaya, beritakota.net -- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ikut bangga dan bersyukur  usai hafidz asal Desa Sedati, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto Rahmat Alfian Hidayat lolos seleksi  menjadi Imam Masjid Besar di Uni Emirat Arab (UEA).

Ucapan selamat diungkapkan Mantan Menteri Sosial ini di akun Instagram pribadi miliknya @khofifah.ip. 


"Turut senang bersyukur  sekaligus bangga, Rahmat Alfian Hidayat hafidz asal Desa Sedati, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto ini lolos seleksi menjadi Imam Masjid Besar di Uni Emirat Arab (UEA)," tulis Khofifah, Selasa (4/5). 


Khofifah ingin keberadaan sosok Alfian dapat secara proaktif mengkampanyekan ajaran  Islam yang rahmatan lil alamin dengan menebar dakwah, literasi, narasi, dan perbuatan yang sejuk, harmonis, damai, toleran dan penuh kasih sayang.


Tidak ketinggalan, Khofifah berharap Alfian bisa kerasan di negeri orang dan dapat menjalankan tugas dengan baik di UEA. 


"Buat Alfian, selamat dan sukses. Semoga betah disana dan bisa menjalankan tugas dengan baik serta mengharumkan nama hafidz-hafidzoh asal Indonesia. Aamiin," tambah Khofifah. 


Seperti diketahui, hafidz asal Desa Sedati, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto Rahmat Alfian Hidayat lolos seleksi menjadi Imam Masjid Besar di Uni Emirat Arab (UEA). 


Alfian merupakan 1 dari 27 hafidz asal Indonesia yang dipilih menjadi imam masjid di negara kaya minyak tersebut. Penghafal Al Qur’an jebolan Ma’had Umar Bin Khattab Surabaya dan Pondok Pesantren Ibnu Ali Sidoarjo ini rencananya akan berangkat ke UEA Juni 2021 mendatang. 


"InsyaAllah Pemprov Jatim akan turut serta memfasilitasi keberangkatannya. Saya titip, sampaikan kepada masyarakat disana bahwa rakyat Indonesia meski berbeda suku, agama, ras, dan budaya namun dapat hidup berdampingan dengan damai," ujarnya. (wnu/yan) 

TrendingMore