Buku Terlupakan Mahbub Djunaidi dan Khittah Plus NU

 


Khazanah (wartanu.online) -- KHITTAH PLUS NU, sebuah pemikiran yang muncul dari tokoh betawi asli yang akrab di sapa 'Bung'. Pemikiran ini menjadi polemik dalam tubuh NU, ada yang menolak dengan keras ada yang mendukung pemikiran itu.

Tapi sayang pemikiran itu (di)hilang(kan). Tidak ada yang pernah membicarakan KHITTAH PLUS NU dalan diskusi diskusi sejarah NU.

Buku tipis ini mencoba untuk membuka ingatan kembali khususnya warga NU bahwa pasca khittah NU 1926 pada tahun 1984, ada pula pemikiran tentang KHITTAH PLUS NU  tahun 1987 oleh Mahbub Djunaidi.

Bagi warga NU yang belum tahu apa itu KHITTAH PLUS NU. Mungkin anda harus punya buku ini.

*******

Khittah NU 1926 yang dirumuskan dari KH Achmad Bagja, beliau sangat gigih berjuang untuk kepentingan NU, bahkan semasa hidup beliau ditunjuk Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid) meletakkan dasar pedoman politik NU sebagai implementasi khittah NU.....bahkan beliau juga salah inisiator terbentuknya PPKN (Pergerakan Penganut Khittah Nahdliyah).....untuk seruan menggerakkan menjaga khittah NU....

9 pokok hasil pedoman politik NU yang beliau canangkan bersama Gus Dur diantaranya adalah politik NU adalah politik kebangsaan, tidak memihak politik pragmatis tertentu partai politik, NU menjaga jarak dari kepentingan partai politik mana pun dan tidak berpolitik.....

Beliau telah menorehkan perjuangan sampai akhir hayatnya dalam memikirkan NU. Membuat peta jalan, abad kedua.

KH Ahmad Bagdja adalah salah satu sosok penting dalam pertumbuhan NU hingga kini. Beliau termasuk salah satu dari "Tim Tujuh Khittah NU 1926", di antara Tim Tujuh Pemulihan Khittah NU 1926 pada Muktamar Situbondo 1984 tsb: KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Drs. Mohammad Zamroni (Alumni PMII), HM. Said Budairy (Alumni PMII), H. Mahbub Djunaidi (Alumni PMII), dr. Fahmi Dja'far Syaifuddin (Alumni PMII), HM. Danial Tandjung, H. Ahmad Bagdja (Alumni PMII).

Semoga Allah mengampuni melapangkan jalan ke surga-Nya kepada kedua tokoh ini, juga alm Gus Dur.

Lahum Al Fatihah....

*Ahmad Yani Ebanis*

wartanu.online
wartanu.online wartanu.online
close